new

Minggu, 20 November 2011

SIKLUS HIDUP SISTEM



SIKLUS HIDUP SISTEM
Siklus hidup sistem (system life cycle – SLC) adalah proses evolusioner yang diikuti dalam menerapkan sistem atau subsistem informasi berbasis komputer. SLC sering disebut dengan pendekatan air terjun (waterfall approach) bagi pengembangan dan penggunaan sistem. Dilakukan dengan strategi Top-Down Design.
Tahapan dari siklus hidup sistem yaitu :
1. Tahap Perencanaan
2. Tahap Analisis
3. Tahap Rancangan
4. Tahap Penerapan
5. Tahap Penggunaan
Kelima tahap tersebut secara diagram nampak seperti Gambar di bawah ini:



TAHAP PERENCANAAN
Keuntungan dari merencanakan proyek CBIS, yaitu :
· Menentukan lingkup dari proyek
· Mengenali berbagai area permasalahan potensial
· Mengatur urutan tugas
· Memberikan dasar untuk pengendalian
TAHAP ANALISIS
Ketika perencanaan selesai dan mekanisme pengendalian telah berjalan, tim proyek beralih pada analisis sistem yang telah ada. Analisis sistem adalah penelitian atas sistem yang telah ada dengan tujuan untuk merancang sistem baru atau diperbarui.
TAHAP PERANCANGAN
Rancangan sistem adalah penentuan proses dan data yang diperlukan oleh sistem baru. Jika sistem itu berbasis komputer, rancangan dapat menyertakan spesifikasi jenis peralatann yang akan digunakan.
TAHAP PENERAPAN
Penerapan merupakan kegiatan memperoleh dan mengintegrasikan sumber daya fisik dan konseptual yang menghasilkan suatu sistem yang bekerja.

TAHAP PENGGUNAAN
Tahap penggunaan terdiri dari 5 langkah, yaitu :
1. Menggunakan sistem
2. Audit sistem
3. Memelihara sistem
4. Menyiapkan usulan rekayasa ulang
5. Menyetujui atau menolak rekayasa ulang sistem
Setelah kita tahu apa itu siklus hidup sistem maka kita pun harus mengetahui bahwa di perlukan sebuah studi kelayakan pada saat merencanakan sebuah proyek.
Membuat studi kelayakan
Studi kelayakan adalah suatu tinjauan seklias pada faktor-faktor utama yang akan mempengaruhi kemampuan sistem untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Ada enam dimensi kelayakan, yaitu :
a. Teknis; tersediakan hardware dan software untuk melaksanakan pemrosesan yang diperlukan ?
b. Pengembalian ekonomis; dapatkah sistem yang diajukan dinilai secara keuangan dengan membandingkan kegunaan dan biayanya ?
c. Pengembalian non ekonomis; dapatkah sistem yang diajukan dinilai berdasarkan keuntungan-keuntungan yang tidak dapat diukur dengan uang?
d. Hukum dan etika; akankah sistem yang diajukan beroperasi dalam batasan hokum dan etika ?
e. Operasional; apakah rancangan sistem akan didukung oleh orang-orang yang akan menggunakannya ?
f. Jadual; mungkinkah penerapan sistem dalam kendala waktu yang ditetapkan ?
Analis sistem mengumpulkan informasi yang diperlukan untuk menyawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan mewawancarai beberapa pegawai penting dalam area pemakai.
MELAKUKAN STUDI KELAYAKAN
Studi kelayakan dilakukan untuk menilai proyek yang akan dikembangkan layak atau tidak untuk dilanjutkan. Studi ini dapat dilakukan oleh analis dengan melakukan penelitian pendahuluan yang bertujuan untuk
1. Memahami operasi dari sistem lama
2. Menentukan garis besar kebutuhan pemakai (user requirement)
3. Mengidentifikasi masalah yang timbul pada sistem lama
MELAKUKAN PENILAIAN KELAYAKAN SISTEM
1. kelayakan teknologi
2. Kelayakan operasional
3. Kelayakan jadwal pelaksanaan
4. Kelayakan ekonomi
5. Kelayakan Hukum
mengutip dari :
widyo.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/…/Modul_ke_8_sim_ptik.doc
http://fajarmuser.wordpress.com/
ana.staff.gunadarma.ac.id/.../M1+Siklus+Hidup+Pengembangan+Sistem

BAB II TEKNOLOGI INFORMASI SEBAGAI KEUNGGULAN KOMPETITIF

Rabu, 16 November 2011

MODEL SISTEM UMUM PERUSAHAAN & PENDEKATAN SISTEM

A.    MODEL SISTEM UMUM PERUSAHAAN
Model merupakan alat yang terkenal dalam bisnis. Model adalah penyederhanaan (abstraction) dari sesuatu. Analisis literatur bisnis menunjukkan peningkatan dalam pembahasan mengenai model. Pembuatan model selalu merupakan alat pemecahan masalah yang penting.

JENIS-JENIS MODEL :
1. Model Fisik ; penggambaran/ bentuk-bentuk entitas dalam bentuk 3 dimensi.
2. Model Naratif ; menggambarkan entitas secara lisan atau tulisan.
3. Model Grafik ; menggambarkan entitas dengan sejumlah garis atau symbol.
4. Model matematika ; sebagian besar perhatian dalam pembuatan bisnis (business modeling) saat ini tertuju pada model matematika. Keunggulannya, ketelitian dalam menjelaskan hubungan antara berbagai bagian dari suatu objek.
KEGUNAAN MODEL :
1. Mempermudah Pengertian, suatu model pasti lebih sederhana dari pada entitasnya. Entitas lebih mudah dimengerti jika elemen-elemennya dan hubungannya disajikan dalam cara yang sederhana.
2. Mempermudah Komunikasi, setelah problem solver mengerti entitasnya, pengertian itu sering pula dikomunikasikan pada orang lain.
3. Memperkirakan Masa Depan, ketelitian dalam menggambarkan entitas membuat model matematika dapat memberikan kemampuan yang tidak dapat disediakan model-model jenis lain.
“MODEL SISTEM UMUM”
1. Sistem Fisik, merupakan sistem terbuka, yang berhubungan dengan lingkungannya melalui arus sumber daya fisik.
Arus sumber daya fisik yang mengalir :
1. Arus material.
2. Arus personil.
3. Arus mesin.
4. Arus uang.
Informasi Informasi
Sistem Fisik Perusahaan sebagai system yang terkendali
2. Sistem Konseptual,
Sebagian sistem terbuka dapat mengendalikan operasinya sendiri, sebagian lagi tidak. Pengendalian ini dapat dicapai dengan menggunakan suatu lingkaran yang disebut “Lingkaran Umpan Balik” yang menyediakan suatu jalur bagi sinyal-sinyal dari sistem ke mekanisme pengendalian begitu pula sebaliknya.
a. Sistem Lingkaran Terbuka.
b. Sistem Lingkaran Tertutup.
Pengendalian Manajemen; pihak manajemen menerima informasi yang menggambarkan output sistem.
Pengolah Informasi; Perjalanan informasi tidak selalu dari sistem fisik kepada manajer. Para manajer memperoleh informasi dari sistem yang menghasilkan informasi dari data yang terkumpul.
B.     Pendekatan Sistem
Pada pendekatan sistem disini bahwa komputer dapat berperan pokok dalam metode ini.   Selain itu kita juga akan mengetahui bahwa terdapat perbedaan cara dari tiap – tiap   manajer dalam menanggapi masalah, mengumpulkan informasi serta menggunakan informasi. Pokok pada pendekatan sistem adalah pengidentifikasian (pengenalan) dan pemisahan masalah atau rangkaian masalah yang berhubungan, diikui dengan proses pemecahan yang sistematik.
Pada tahun 1910, Professor John Dewey mengemukakan tiga pendapat atau keputusan yang dilibatkan dalam pemecahan perdebatan secara adil, antara lain :
a. Mengetahui perdebatan tersebut;
b. Mempertimbangkan tuntutan alternatif;
c. Membuat keputusan.
  • Pemahaman dasar pemecahan masalah dan pembuatan keputusan
Dalam pemahaman ini bahwa berorientasikan kepada suatu perbaikan yang mengalami kesalahan. Kemudian setelah perbaikan tersebut telah dilakukan oleh manajer barulah suatu pembuatan keputusan harus dilakukan kembali supaya mencegah sesuatu yang menyimpang
Pemecahan terhadap masalah harus tetap diberikan kepada sistem untuk dapat mencapai tujuannya, sebagaimana yang ditentukan dalam standart penampilan. Maka dari itu standart harus ditentukan dengan jelas. Maksudnya adalah bahwa manajer menjelaskan keadaan yang diinginkan, yaitu apa yang dicapai oleh sistem. Selanjutnya, manajer harus mempunyai informasi yang menjelaskan keadaan pada saat itu, yaitu apa yang dicapai sistem sekarang. Jika keadaan saat itu dan yang diinginkan sama, maka tidak ada masalah dan manajer tidak perlu melakukan tindakan apa – apa.Akan tetapi, jika keadaan tersebut berbeda artinya ada beberapa masalah yang terjadi dan harus diselesaikan. Lalu, dari perbedaan keadaan saat itu dengan keadaan yang diinginkan menunjukkan kriteria pemecahan antara lain apa yang akan dilakukan untuk membuat keadaan pada saat itu menjadi keadaan yang diinginkan.
  • Faktor manusia yang mempengaruhi pemecahan masalah
Tiap manajer  mempunyai cara pemecahan masalah yang berbeda. Tiga dimensi dari cara (style) itu dapat untuk mengklasifikasikan manajer menurut perbedaan perorangannya. Dimensi tersebut antara lain:
a. Penangkapan Masalah
Manajer dapat dibagi menjadi tiga kategori dalam hal cara penangkapan masalah, yaitu cara mereka dalam menghadapi masalah, sebagai berikut:
-          Penghindar Masalah
Manajer melakukan sikap positif dan menganggap segala sesuatunya berjalan dengan baik. Usaha dilakukan guna menutup atau tidak menampilkan kemungkinan adanya masalah dengan cara mengabaikan informasi atau menghindari perencanaan yang teliti.
-          Pemecah Masalah
Manajer tidak mencari masalah dan juga tidak menutup adanya masalah yang muncul.
-          Pencari Masalah
Merupakan manajer yang agresif.

b. Pengumpulan Informasi
Perbedaan para manajer dalam mengembangkan dan mengevaluasi pemecahan masalah bila masalah tersebut tertangkap (dirasakan). Manajer dapat melakukan satu dari dua cara pengumpulan informasi, yaitu mengenai sikapnya terhadap volume keseluruhan informasi yang ada padanya, seperti di bawah ini:
-          Cara Memerintah
Manajer melakukan manajemen dengan pengecualian dan menampilkan segala sesuatu yang tidak dengan kriteria tertentu.
-          Cara Menerima
Manajer ingin melihat segala sesuatu dan kemudian menentukan apakah ia akan berguna dirinya sendiri atau orang lain dalam organisasi.
c. Penggunaan Informasi
Dalam hal ini pun manajer memakai satu dari dua cara penggunaan informasi, yaitu cara menggunakan informasi untuk memecahkan masalah, antara lain:
-          Cara Sistematik
Manajer memberikan perhatian khusus untuk mengikuti metode pemecahan masalah yang ditentukan.
-          Cara Intuitif
Manajer tidak menggunakan suatu metode tertentu, namun ia menyesuaikan pendekatan sistem yang  berbeda
Sumber :
-          http://xuntea.wordpress.com/2010/11/21/bab-4-model-sistem-umum-perusahaan-dan-pendekatan-sistem/

PENGANTAR SISTEM INFORMAI BERBASIS KOMPUTER

A.    Konsep Sistem Manajemen Informasi sebagai sumberdaya
Informasi adalah satu jenis utama sumber daya yang tersedia bagi manager. Informasi dapat dikelola seperti halnya sumber daya laindan perhatian sistem informasi bersumber dari 2 pengaruh:
1.      Bisnis telah menjadi semakin rumit
2.      Komputer telah mencapaikemampuan yang semakin baik.
Aplikasi utama komputer yang membentuk sistem informasi berbasis komputer adalah:
·         Pengolahan Data Akuntansi
·         Sistem Informasi Manajemen
·         Sistem Pendukung Keputusan
·         Kantor Virtual
·         Sistem Berbasis Pengetahuan
Sistem Informasi Sumber Daya Manusia adalah bentuk pertemuan antara bidang ilmu manajemen sumber daya manusia (MSDM) & teknologi informasi. Sistem yang menggabungkan MSDM sebagai suatu disiplin yang utamanya mengaplikasikan bidang teknologi informasi ke dalam aktivitas-aktivitas MSDM seperti dalam hal perencanaan, & menyusun sistem pemrosesan data dalam serangkaian langkah-langkah yang terstandarisasi & terangkum dalam aplikasi perencanaan sumber daya perusahaan resource planning (ERP). Secara keseluruhan sistem ERP mempunyai tujuan mengintegrasikan informasi yang diperoleh dari aplikasi-aplikasi yang berbeda ke dalam satu sistem basisdata yang bersifat universal. Keterkaitan dari modul MSDM & modul kalkulasi finansial melalui satu basis data yang sama adalah hal yang sangat penting yang membedakannya dengan bentuk aplikasi lain yang pernah dibuat sebelumnya, aplikasi ini menjadi lebih fleksibel namun juga lebih kaku dengan aturannya.
Fungsi Sumber Daya Manusia
memiliki 4 kegiatan:
• Perekrutan & Penerimaan.( recruitment and hiring).
• Pendidikan & Pelatihan.
• Manajemen Data.
• Administrasi Tunjangan & Penghentian dan.
B.     Pengguna Informasi dipandang dari tingkat manajemen dan area fungsional perusahaan
Pengguna Informasi dipandang dari Tingkat Manajemen dan Area Fungsional Perusahaan..Sistem Pendukung Keputusan : era tahun 1970 – 1980Sistem pendukung keputusan (Decision Support System - DSS) memberi dukungan interaktif para manajer dalam mengabil keputusan. Konsep DSS merupakan sistem penghasil informasi yang ditujukan pada suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan oleh manajer & keputusan itu harus segera dibuat oleh manajer.
C.    Konsep Sistem, Data dan Informasi
Ø  Konsep Sistem terdiri dari kompenen-kompenen yang salaing berkaitan dan bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan. Sistem terdiri dari:
·         Sistem alamiah (sistem tata surya, sistem galaksi)
·         Sistem yang dibuat manusia (sistem penjualan , sistem akuntansi)

Ø  Konsep Informasi merupakan proses lebih lanjut dari data dan memiliki nilai tambah
Dari katagorinya informasi dapat dikelompokan mejadi:
·         Informasi Strategis
·         Informasi taktis
·         Informasi setiap Teknis
Ø  Dari segi kualitas informasi harus dapat memenuhi syarat-syarat sebagai berikut
·         Lengkap
·         Akurat
·         Relevan

D.    Evolusi Sistem Informasi Berbasis Komputer
Usaha penerapan komputer dalam bidang bisnis terus berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi. Tahapan perkembangan tersebut yaitu:
·         Fokus awal pada Data (electronic data processing – EDP)
Didukung dengan munculnya punched card dan keydriven bookkeeping machines, dan perusahaan umumnya mengabaikan kebutuhan informasi para manajernya. Aplikasi yang digunakan sistem informasi akuntasi (SIA).
·          Fokus baru pada Informasi (management information sistem – MIS)
Seiring denga diperkenalkannya generasi baru alat penghitung yang memungkinkan pemrosesannya lebih banyak. Hal tersebut dioerientasikan untuk kosep penggunaan komputer sebagai sistem informasi manajemen (SIM), yang berarti bahwa aplikasi komputer harus diterapkan dengan tujuan utama untuk menghasilkan informasi manajemen.
·         Fokus Revisi pada Pengambilan Keputusan (Decision support sistem – DSS)
Merupakan hal yang berbeda dengan konsep SIM. DSS adalah sistem penghasil informasi yang ditujukan pada suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan serta diambil keputusannya oleh manajer.
·         Fokus sekarang pada Komunikasi (office automation – AO)
OA memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktivitas di antara para manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan alat-alat elektronik. OA telah berkembang meliputiberagam aplikasi seperti konferensi jarak jauh (teleconference), voice mail, e-mail (surat elektronik), electronic calendaring, facsimile transmission, dan desktop publishing. Istilah lainnya dalam menggunakan semua aplikasi AO tersebut dinamakan dengan kantor virtual (virtual office).
·         Fokus potensial pada Konsultasi (artificial intelligence/expert sistem – AI/ES)
Ide dasar AI adalah komputer dapat deprogram untuk melaksanakan sebagian penalaran logis yang sama seperti manusia. Sistem pakar adalah suatu sistem yang berfungsi sebagaiseorang spesialis dalam suatu bidang. Sistem yang menggambarkan segala macam sistem yang menerapkan kecerdasan buatan untuk pemecahan masalah dinamakan dengan sistem berbasis pengetahuan (knowledge-bases sistems) Penjelasan lebih lanjut akan dijumpai pada modul terakhir dari materi kuliah SIM.

Manajer membuat keputusan untuk memecahkan masalah dengan memanfaatkan data dan informasi. Informasi disajikan dalam bentuk lisan maupun tertulis oleh suatu pengolah informasi. Pada bagian pengolahan dengan komputer terdiri dari lima bidang yakni SIA, SIM, DSS, kantor virtual dan sistem berbasis pengetahuan. Hal tersebut dinamakan dengan sistem informasi berbasis komputer (komputer based information sistem).
Komputer-Based Information Sistems (CBIS
Information specialist ) adalah Orang yang bertanggung jawab dalam pengembangan dan pemeliharaan sistem berbasis komputer. Terdapat 5 (lima) golongan utama spesialis informasi, yaitu :
Sistem analyst
- Database administrator
- Network specialist
- Programmer
- Operator

E. Model Sistem Informasi Sumber Daya Manusia
Model HRIS ada 3 subsistem input :
• SIA (Sistem Informasi Akuntansi).
Menyediakan data personil berkaitan dengan keuangan.
• Penelitian Sumber Daya Manusia.
Berfungsi untuk mengumpulkan data melalui proyek penelitian khusus. Contoh
- Penelitian Suksesi (succession study).
- Analisis & evaluasi jabatan (job analysis and evaluation).
- Penelitian keluhangrievance studies)

• Inteligen Sumber Daya Manusia.
Berfungsi mengumpulkan data yang berhubungan dengan sumber daya manusia dari lingkungan perusahaan yang meliputi :
- Inteligen Pemerintah
- Inteligen Pemasok
- Inteligen Serikat Pekerja
- Inteligen Masyarakat global
- Inteligen masyarakat Keuangan
- Inteligen Pesaing
Model subsistem input HRIS dimasukkan ke dalam suatu database yang telah dirancang oleh perusahaan tersebut. Database HRIS tidak hanya data mengenai pegawai tetapi juga mengenai perorangan & organisasi dilingkungan perusahaan yang mempengaruhi arus personil.

Model HRIS meliputi enam subsistem output yaitu :
• Subsistem Perencanaan Kerja.
• Subsistem Perekrutan
• Subsistem Manajemen Angkatan Kerja.
• Subsistem Tunjangan.
• Subsistem Benefit.
• Subsistem Pelapor Lingkungan.

SUMBER :
-  rivanyvanta.blogspot.com
-  sagimansumarta.files.wordpress.com/2010/01/apsi.pdf
-  buku sistem informasi manajemen




Sabtu, 29 Oktober 2011

PENGARUH PEMAKAIAN iPod & Gadget



iPod & Gadget
Kalian pasti dah tau donk yang namanya iPod dan Gadget. tapi aku akan jelasin lagi apa sih iPod dan Gadget...
iPod adalah merek serangkaian perangkat pemutar media digital yang dirancang dan dijual oleh Apple Computer (Hewlett-Packard juga sempat menjual produk tersebut dengan nama Apple iPod + HP). Nama "iPod" juga dahulu merupakan nama salah satu varian pemutar media digital dalam rangkaian tersebut (varian ini kini disebut "iPod classic"). Sebagian besar varian iPod memberikan antarmuka pengguna (user interface) yang sederhana dengan menggunakan disain dalam bentuk roda putar (scroll wheel). iPod classic menyimpan datanya di dalam sebuah hard drive, sementara model lainnya menggunakan flash memory. Seperti sebagian besar perangkat pemain musik lainnya, iPod bisa digunakan sebagai hard drive eksternal bila disambungkan ke sebuah komputer.

Gadget adalah suatu peranti atau instrumen yang memiliki tujuan dan fungsi praktis spesifik yang berguna yang umumnya diberikan terhadap sesuatu yang baru.

Selain ada manfaat dan kegunaannya, iPod dan Gadget juga ada pengaruh buruknya lho bagi para penggunanya bila digunakan secara terus menerus dan terlalu keras. Salah satu akibatnya adalah para penggunanya dapat menderita penyakit Trauma Akustik.
apa sih Trauma Akustik itu? menurut “dr. Ida Roselena, yang disebut Trauma Akustik adalah salah satu penyakit yang diakibatkan oleh kerusakan organic telinga yang disebabkan oleh adanya energi suara yang sangat besar, misalnya, suara bising yang terlalu keras dalam jangka waktu yang cukup lama. Kerusakan ini dapat berupa pecahnya gendang telinga, kerusakan tulang-tulang pendengaran, atau kerusakan organ Corti yang bisa menjadikan orang mengalami gangguan pendengaran atau (tuli)”. Ga mau khan, kita masih muda udah tuli?! Penderita biasanya tidak sulit untuk menentukan saat terjadinya trauma yang bisa menyebabkan kehilangan pendengaran.
Gejala dari penyakit Trauma Akustik ini adalah telinga berdengung saat berada di tempat yang sepi. Dan saat berada di tempat yang ramai, dengungan itu tidak terasa karena kebisingan didaerah sekitar menutupi bunyi dengungannya. Bila penderita trauma akustik tetap mendengarkan iPod dan Gadget secara berlebihan, maka dapat mengakibatkan pendengaran kita menurun. Bila sudah terjadi gangguan pendengaran yang dapat mengakibatkan gangguan komunikasi maka penderita dapat menggunakan alat bantu dengar. Jika pendengaran sudah sedemikian buruk dan menganggu komunikasi maka diperlukan psikoterapi lebih intesif agar penderita dapat menerima keadaannya. Jika digunakan alat bantu pendengaran maka perlu dilakukan latihan pendengaran agar penderita dapat menggunakan sisa pendengaran dengan alat bantu dengar secara efisien dibantu dengan membaca ucapan bibir, mimik dan gerakan anggota badan serta bahasa isyarat untuk bisa berkomunikasi, selain itu penderita tuli akibat bising ini juga suli mendengar suaranya sendiri sehingga diperlukan rehabilitasi suara agar dapat mengendalikan volume, tinggi rendah dan irama percakapan. Pada penderita yang mengalami tuli total bilateral dapat dipertimbangkan pemasangan implant klokea. Oleh karena itu perlu dilakukan pemantauan dan deteksi dini untuk mencegah hal-hal yang tidak di inginkan karena kerugian akibat pemakaian iPod dan Gadget yang berlebihan cukup besar. Dan pemeriksaan gangguan pendengaran harus dilakukan secara teliti, cermat dan hati-hati.
Nah, udah tau khan ternyata iPod dan Gadget punya pengaruh buruk buat pendengaran kita jika digunakan terlalu sering. Jadi, mulai sekarang pemakainnya lebih baik dibatasi aja. ihhhh.. seremmm TULI???... kalian pasti nggak mau donk tuli. well batasi penggunaan Gadget or iPod.. OK.. : )

sumber : 
  • http://id.wikipedia.org/wiki/IPod
  •  http://id.wikipedia.org/wiki/Gawai
  • http://media.vivanews.com/images/2011/02/01/104332_ahalink--modem-hotspot-portable-besutan-untuk-5-gadget-wi-fi.jpg
  • http://ttusman5.files.wordpress.com/2011/02/apple-ipod-nano-4g1.jpg